Sambut Ramadhan 1447 H, 33 Majelis Taklim se-Jakarta Selatan Serentak Gelar Aksi Bersih-Bersih Masjid

Jakarta Selatan (2/2). Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H, gema gotong royong membahana di penjuru Jakarta Selatan. Ratusan jamaah dan pengurus dari 33 Majelis Taklim di bawah naungan DPD LDII Jakarta Selatan dilaksanakan secara serentak pada Minggu (1/2), menggelar kerja bakti massal membersihkan masjid dan mushola.

Aksi ini dilakukan demi memastikan suasana ibadah yang bersih, nyaman, dan khusyuk bagi umat muslim saat memasuki bulan puasa nanti. Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut menyasar seluruh sudut rumah ibadah, mulai dari pembersihan karpet, area utama shalat, tempat wudhu, hingga penataan halaman. Tak hanya kebersihan fisik, pengecekan sarana pendukung seperti sistem tata suara dan kipas angin juga menjadi fokus utama.

Ketua DPD LDII Jakarta Selatan, Mulyono, menegaskan bahwa kegiatan yang jatuh pada hari libur ini sengaja dilakukan serentak untuk memupuk kekompakan sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Aksi bersih-bersih masjid dan lingkungannya ini merupakan agenda rutin tahunan kami. Ini adalah salah satu cara kami dalam mengagungkan dan menghormati sarana ibadah atau Rumah Allah. Kami ingin setiap jamaah yang melangkahkan kaki ke masjid merasakan ketenangan, karena menjaga kemuliaan masjid adalah bagian dari iman,” ujar Mulyono di sela-sela kegiatannya.

Program “Masjid Bersih dan Nyaman” ini merupakan inisiatif rutin DPD LDII Jakarta Selatan yang tidak hanya bertujuan memelihara infrastruktur, tetapi juga mempererat kerukunan antarwarga. Semangat kebersamaan terlihat jelas saat remaja hingga lansia bahu-membahu menyapu hingga mengecat area yang sudah mulai kusam.

Senada dengan hal tersebut, Dewan Penasihat DPD LDII Jakarta Selatan, KH. Aceng Karimullah, yang turut terjun langsung memantau titik-titik kerja bakti, menyampaikan pentingnya kesiapan spiritual melalui kesiapan fisik tempat ibadah.

“Masjid adalah pusat peradaban dan dakwah. Jika lingkungannya bersih, maka ibadah akan lebih berkualitas. Pelaksanaan serentak pada hari Minggu ini juga menjadi momentum bagi keluarga dan anak muda untuk ikut berkontribusi mempersiapkan diri secara spiritual menyambut Ramadhan,” jelas KH. Aceng.

Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih mengakar kuat di Jakarta Selatan. Melalui aksi yang tersebar di 33 titik ini, diharapkan seluruh masjid dan mushola siap menjadi oase ibadah yang sejuk dan ramah, memungkinkan para jamaah menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan dengan penuh kedamaian. (*)

Artikel Terkait